Jumat, 10 Februari 2012

korban kurikulum!!!


Hari ini bener-bener dibuat kalut sama sistem perkuliahan jurusan saya. Entah siapa yang mendalangi semua kekisruhan yang terjadi. Ini membuat saya bener-bener tidak kuasa untuk mengucapkan kata-kata yang sepantasnya orang berpendidikan katakan. Tapi ini bentuk kekewewaan saya dengan sistem ini.
Teknologi dibuat untuk membantu menyelesaikan masalah mahasiswa, bukan untuk mempersulit mahasiswa. Sumpahh bikin orang kesel.
Lagi dan lagi, angkatan ku menjadi kelinci percobaan sistem kurikulum baru. Tanpa diumumkan terlebih dahulu, penjurusan yang harusnya ada di semester tujuh, semester lima sudah kami harus lakukan. Tanpa ada pengumuman dari para dosen yang tercinta, ataupun ada kabar burung. Keputusan mendadak selama seminggu harus kami tempuh, untuk menentukan mainstream apa yang akan kami jalani kedepan. Apa-apaan ini, frustasi tentunya. Setelah perkuliahan dimulai selama seminggu baru ada penjelasan dari ketua jurusan alasan semua itu. ok, kami terima dengan senang hati
Sekarang eksperimen baru dilakukan lagi, makul yang harusnya hanya 18 sks disemester enam ini harus ditambah 8 sks lagi dari semester empat yang harus diambil. Ini juga tanpa ada pemberitahuan dari orang-orang atas. Tau-tau kita harus mendapati fakta seperti itu. Kecewa berat pastinya. Ditambah lagi, jadwal yang bentrok dengan jurusan masing-masing menmbuat semuanya nampak terasa seperti sampah yang berserakan di tengah tempat yang rapi. 26 sks harus diambil, padahal batas yang harus diambil adalah 24 sks. Bagaimana bisa semua ini harus kita alami.
Pernah ada dosen yang bilang bahwa semester tujuh harus sudah skripsi, nah kalau caranya kayak gini, semester delapan baru bisa selesai skripsi. Karena masih ada 2 sks semester genap yang masih belum diambil di semster enam ini.
Alasan yang jelas dan pasti tidak nampak dari mereka yang bertanggung jawab. Kami korban dari semua ini, korban dari percobaan yang mereka lakukan.
Ampuni Nowul ya Allah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar