Dia, sosok yang
ada disana
Dia, makhluk
bernyawa yang begitu indah untuk diingat
Pernah suatu
ketika dia mencabik-cabik daging yang ada di tubuh saya, namun saya hanya diam
terpaku melihatnya.
Dia, sosok
mempesona
Dia yang bisa
memuat saya tergoncang
Dia yang bisa
membuat segala yang saya pikirkan tiba-tiba lenyap seketika
Dia, datang
tiba-tiba, seolah dia sudah tau akan takdir ini
Lalu, dia hilang
seketika juga, ketika saya sudah memohon dia untuk tetap tinggal
Kini, hanya bekas
jejak langkah kaki nya yang tersisa didepan mata saya
Saya ingin
mengikuti jejak kaki itu, namun kaki saya terjerat besi tua yang orang sebut
dengan takdir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar