Selasa, 21 Februari 2012

!!!


Hari ini ada sms masuk, bunyinya kayak gini:
J kenapa mbaknyaa., maaf g ngabarin.. hehe..
Pengen rasanya balas itu sms dengan kalimat seperti ini:
“Banyak hal yang aku pengen ceritain ke kamu masnya, aku kangen kamu”
Tapi, siapa aku?
Siapa?
Apa kapasitas ku buat bilang kayak gitu. Aku bener-bener ngga punya sedikitpun kapasitas dan daya buat bilang dengan kalimat seperti itu.
Pengen nyeritain banyak hal yang terjadi beberapa hari ini ke dia. Tapi lagi dan lagi, siapa aku? Teman bukan, sodara bukan, apalagi pacar.
Dan pada akhirnya aku hanya menyimpan sms itu dan memilih untuk tidak membalas sms itu. danjuga lebih memilih untuk menyimpan semua cerita-cerita yang aku pengen ceritain.

Jumat, 17 Februari 2012

iseng


Saat itu tengah malam, kau membawa ku berjalan ke suatu tempat yang indah. Aku berdiri diantara banyak lilin yang menyala di sebuah pinggir pantai, dimana hanya ada aku dan kamu disana. Kau berlutut dihadapan ku, membawa mawar putih bunga kesukaan ku dan boneka penguin untuk ku.
Kau menyatakan kepadaku bahwa kau ingin aku menjadi pendamping mu sampai nanti maut yang akan memisahkan kita. Kau berjanji bahwa kita akan saling menjaga satu sama lain, bahwa kita akan selalu menghadapi kesulitan dan kebahagian bersama.
Tiba-tiba lagu berjudul Marry You milik Super Junior terputar dan terdengar ditelinga. Kau menyematkan sebuah cincin di jari ku. Dan kita mengikat janji suci bersama selamanya.
Cuma impian nanti kelak, jika seseorang melamar ku. J pengennya sih gitu. Tapi tau nanti bagaimana.

the best thing !!


Satu hadiah yang paling berharga dari yang lainnya yang saya pernah dapat dari Allah itu keluarga saya.
Dari sanalah aku belajar, mengerti dan memahami bagaimana hidup itu berjalan. Aku belajar bagaimana cara menghidupi orang-orang yang kita sayang. Aku belajar bagaimana cara mengatur semua kebutuhan. Bagaimana cara memperlakukan orang-orang yang kita sayang, bagaimana cara kita untuk membuat orang disekeliling kita tersenyum. Bagaimana cara untuk menjaga saudara kita agar tetap berada di samping kita. Bagaimana caranya berbagi dengan orang lain. Bagaimana cara untuk selalu bersyukur atas apa yang kita dapat. Dari sana aku belajar untuk saling memberi semangat saat salah satu dari kita terjatuh. Dari sana aku belajar bagaimana caranya untuk menyeka air mata suami dan anak-anak kita. Dari sana aku belajar dan memahami hidup. Aku belajar untuk menjadi ibu yang baik untuk suami dan anak-anak ku kelak. Aku belajar bagaimana susahnya mencari nafkah untuk keluarga. Aku belajar bagaimana untuk menjadi kakak dan adik yang baik bagi saudara kita. Aku belajar bagaimana cara memahami hati seseorang. Aku belajar bagaimana cara untuk saling menghargai satu dengan yang lain. Aku belajar bagaimana menjadi pendengar dan penasehat yang baik.
Aku banyak mendapat pelajaran yang paling berharga yang tidak akan pernah usang.Walaupun sikap ku kadang menjengkelkan, walaupun kadang sikap ku membuat mereka gerah, walaupun kadang sikap ku membuat mereka menangis. Tapi satu hal yang paling indah adalah aku mencintai mereka dengan sangat, tanpa paksaan, tulus dari segi apapun.
Mereka, ya mereka bapak, ibu dan keempat saudara ku tetap jadi guru yang baik buat aku.

Kamis, 16 Februari 2012

!!!


Hari ini bener-bener bikin saya lemes sesaat. Sejak dari kemarin diare membunuh saya perlahan. Akibat roti yang di beli ibu, membuat saya harus bolak-balik ke kamar mandi dan manahan rasa yang menyakitkan.
Kepala berputar tak karuan juga membuat saya lemas seketika. Hari ini bener-bener menyiksa saya seketika.
Sempet buka forkom Bem, eh ada info kalau ada kompetisi nulis artikel soal pendidikan. Pengen ikut, tapi aku harus nulis apa. saya hanya orang awam. Aku kudu gimana!!!

cerita hari ini..


Rejeki yang diberikan Allah itu benar-benar luar biasa. Dengan cara tiba-tiba dan benar-benar datang ketika aku bener-bener sedang membutuhkannya. Kemaren bener-bener ngga kebayang dapat duit mendadak. Tiba-tiba saja satu juta lebih seratus ribu rupiah jatuh ditangan saya. Ngga bisa ngomong apa-apa. satu hal yang saya hanya bisa lakukan adalah tersenyum lebar, setalah paginya mendapat mood yang berantakan. Kalau bisa digambar saat itu, pasti di sampingku banyak bunga yang bermekaran.
 “ibu, bapak aku bisa beliin sampeyan batik”
Pulang kerumah, satu hal penting yang langsung saya lakukan adalah mengajak ibu buat sedekah. Sejak dari dulu sudah pengen memberi sesuatu ke saudara-saudara seiman ku itu saat aku punya rejeki yang banyak. Mereka harus mendapat bagian dari rejeki yang aku dapat, walaupun jumlahnya kecil itu hak mereka. Pergilah saya ke panti asuhan dengan membawa 65 leher ayam bakar buat mereka. Ngga ngerti apakah mereka akan memakannya atau engga,yang pasti kebahagian ku ngga cuma aku pendam sendiri. Aku harus membaginya dengan orang lain. Ada perasaan bahagia yang ngga bisa digambarkan dengan kata-kata.
Tadi pagi, 15 Februari 2012 sempet berdua sama ibu keliling buat beliin dia batik sarimbit buat ibu sama bapak. Bukan hanya kedua orang tua ku yang menjadi perhatian ku, kedua saudara ku yang masih tinggal dirumah juga kebayang di pikiran aku. Dari beberapa hari kemarin adek sudah minta dibeliin kaos, yasudah kedua saudara ini akhirnya saya belikan kaos. Walaupun dengan harga yang murah, tapi ketika ngelihat mereka senyum tu suatu kebahagian yang indah.
Satu hal yang aku kagumi dari saya hari ini. Biasanya kalau aku ngga sarapan, aku bakalan sakit, tapi hari ini engga, aku sehat, aku masih kuat jalan, aku masih kuat boncengin ibu. Emosi ku juga stabil. Hal lain adalah aku bener-bener ngga tertarik untuk membeli sesuatu, padahal ketika ada duit ditangan pasti langsung berubah jadi barang yang aku pengen. Tapi hari ini engga.
Aku sudah berubah jadi Nowul yang lain. Terima kasih Allah. Rejekimu membuat orang-orang disekitar ku tersenyum kepada ku.