Hari ini
bener-bener bikin saya lemes sesaat. Sejak dari kemarin diare membunuh saya
perlahan. Akibat roti yang di beli ibu, membuat saya harus bolak-balik ke kamar
mandi dan manahan rasa yang menyakitkan.
Kepala berputar
tak karuan juga membuat saya lemas seketika. Hari ini bener-bener menyiksa saya
seketika.
Sempet buka forkom
Bem, eh ada info kalau ada kompetisi nulis artikel soal pendidikan. Pengen ikut,
tapi aku harus nulis apa. saya hanya orang awam. Aku kudu gimana!!!
Rejeki yang
diberikan Allah itu benar-benar luar biasa. Dengan cara tiba-tiba dan
benar-benar datang ketika aku bener-bener sedang membutuhkannya. Kemaren
bener-bener ngga kebayang dapat duit mendadak. Tiba-tiba saja satu juta lebih seratus
ribu rupiah jatuh ditangan saya. Ngga bisa ngomong apa-apa. satu hal yang saya
hanya bisa lakukan adalah tersenyum lebar, setalah paginya mendapat mood yang
berantakan. Kalau bisa digambar saat itu, pasti di sampingku banyak bunga yang
bermekaran.
“ibu, bapak aku bisa beliin sampeyan batik”
Pulang kerumah,
satu hal penting yang langsung saya lakukan adalah mengajak ibu buat sedekah.
Sejak dari dulu sudah pengen memberi sesuatu ke saudara-saudara seiman ku itu
saat aku punya rejeki yang banyak. Mereka harus mendapat bagian dari rejeki
yang aku dapat, walaupun jumlahnya kecil itu hak mereka. Pergilah saya ke panti
asuhan dengan membawa 65 leher ayam bakar buat mereka. Ngga ngerti apakah
mereka akan memakannya atau engga,yang pasti kebahagian ku ngga cuma aku pendam
sendiri. Aku harus membaginya dengan orang lain. Ada perasaan bahagia yang ngga
bisa digambarkan dengan kata-kata.
Tadi pagi, 15
Februari 2012 sempet berdua sama ibu keliling buat beliin dia batik sarimbit
buat ibu sama bapak. Bukan hanya kedua orang tua ku yang menjadi perhatian ku,
kedua saudara ku yang masih tinggal dirumah juga kebayang di pikiran aku. Dari
beberapa hari kemarin adek sudah minta dibeliin kaos, yasudah kedua saudara ini
akhirnya saya belikan kaos. Walaupun dengan harga yang murah, tapi ketika
ngelihat mereka senyum tu suatu kebahagian yang indah.
Satu hal yang aku
kagumi dari saya hari ini. Biasanya kalau aku ngga sarapan, aku bakalan sakit,
tapi hari ini engga, aku sehat, aku masih kuat jalan, aku masih kuat boncengin
ibu. Emosi ku juga stabil. Hal lain adalah aku bener-bener ngga tertarik untuk
membeli sesuatu, padahal ketika ada duit ditangan pasti langsung berubah jadi
barang yang aku pengen. Tapi hari ini engga.
Aku sudah berubah
jadi Nowul yang lain. Terima kasih Allah. Rejekimu membuat orang-orang
disekitar ku tersenyum kepada ku.
Hanya bisa berkata
“o gitu selama ini”, setelah mendapati fakta yang membuat saya terheran-heran. Bodohnya
saya ketika dulu pernah mengharap kehadiranya di hidup saya. Gobloknya saya
ketika angan-angan ini hanyalah imajinasi tak bertuan. Bodohnya saya ketika
saya harus membuatkannya sebuah tulisan. Demi apapun, fakta ini benar-benar
membuat saya semakin ingin menjauh pergi dari hidupnya. Ya, pergi menjauh dari
semua tentangnya. Menghindar ketika dia akan datang lagi ke hidup ku.
“Laki-laki macam
apa kau nak, seenak pikiran mu yang dangkal.”
Wajah rupawanmu,
semua bakatmu, dan semua yang menarik darimu itu Cuma tipu daya yang membuat
saya sempat mencintaimu dengan sangat.
“nak, kau akan
menyesal telah membuat saya jatuh ke perasaan goblok itu.”
Sekarang tu sudah
ngga jaman lagi yang namanyagalau soal
jodoh, sekarang tu galau bagaimana caraya buat cepet lulus kuliah, lalu
nyenengin orang tua dan ngewujudin cita-cita. Itu galau menurut ku.
Jodoh ngga bakal
kemana kok, dan aku bener-bener percaya itu. Dia bakal datang di saat yang
paling tepat. Disaat kita sudah bener-bener mantab untuk menjalani sebuah
hubungan. Disaat kita ngga hanya mikirin tentang bagaimana harus bermain-main
dengan api. Dia bakal datang disaat kamu
bener-bener terpuruk, disaat kamu bener-bener butuh support dari seseorang yang
kamu sayang.
Galau tu kalau
kuliah ngga selesai-selesai (tahun depan 2013 kudu lulus, AMINNN). Lalu gimana
caranya aku buat bisa nyenengin orang tua dan sodaraku dengan uang yang aku
peroleh sendiri dari hasil aku harus nyelesein pekerjaan-pekerjaan. Setelah
itu, bagaimana caranya agar nama ku bisa berjejer rapi di tumpukan buku di rak
toko buku dan perpustakaan-perpustakaan. Hasil karya ku harus banyak dinikmati
khalayak umum, ngga hanya aku saja yang menikmatinya. Nah, setelah semua ini
bisa dilakuin, jodoh itu bakal datang nyamperin ku, lalu aku dan dia bakal
hidup bahagia selamanya dalam sebuah keluarga kecil beserta anak-anak ku dan
dia kelak.
Ngga usah
repot-repot mikir buat jodoh. Ngga perlu mikir jadi single itu banyak ngga
enaknya. Aku masih bisa dapat perhatian dan kasih sayang dari orang-orang yang
aku sayang, mereka masih bisa kasih aku support ketika aku bener-bener jatuh.
Blog saya memang
bukan blog yang berisi kata- kata indah seperti blog-blog milik orang lain.
Bukan juga berisi informasi-informasi yang akan memberikan manfaat bagi setiap
orang yang membacanya. Blog ku hanya kumpulan dari semua pikiran yang sedang bermain-main
dalam imajinasi ku, bukan berisi kata-kata yang menarik ataupun informasi
penting namun berisi tentang semua kata-kata yang sedang berlari-lari di dalam
imajinasi ku.
Pernah suatu
ketika, aku mencoba mencari pendapat dari salah satu teman yang menurutku dia
bakal memberi saya saran dan kritik ke blog ini. Namun, bukan jawaban yang saya
dapat, tapi omongan semu yang membuat saya malas untuk menshare blog ini.
Biarkan blog ini tetep tanpa member. Biarkan blog ini tetap tanpa ada saran dan
kritik.
Perasaan bahagia
datang dengan meledak-ledak ketika ada salah seorang berkata kepada saya bahwa
dia baca semua yang ada di blog ini. Dia
mengikuti semua postingan ini. Betapa berbunganya perasaan ini saat ada yang
bilang seperti itu. berarti tulisan ku selama ini bukan hanya bualan-bualan
namun bisa jadi tulisan yang indah yang mungkin bisa dibaca oleh masyarakat
umum.